haloo..kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana pembagian waktu dalam satu hari dengan bahasa Korea.

tengah malam (midnight) :  저정
tengah hari (midday).        :  정오

saya mendengar suara anjing di malam hari.
저는 저정에 개의 소리를 들었다.

orang islam shalat dhuhur di tengah hari.
이슬람 사람은 두후르 기도가 정오에 하였다.

am : 오전
berlaku dari matahari terbit sampai matahari terbenam

pm : 오후
berlaku dqri matahari terbenam sampai twngah malam

kita bertemu pukul 7 am saja.
그냥 오전 7시에 만나자!

saya ada dinner meeting di restoran Jepang jam 10 pm.
저는 오후 10시에 일본 식당에서 저녁 회식이 있다.

subuh : 새벽
01.00 ~ 03.00

pagi : 아침
04.00 ~11.00

siang : 낮
12.00 ~ 15.00

sore/petang: 저녁
18.00 ~ 21.00

malam : 밤
21.00 ~ 00.00

Di bawah ini bukan hasil penulisan sayaa, I copy paste  from this informative blog, hangukdrama.

di Korea sendiri, banyak pengguna kakaotalk, dan saya berkomunikasi dengan teman teman saya yang notabene orang Korea atau dengan boss saya yg sedang pulang sebentar ke korea/walaupun di kantor dengan Kakao. Tapi di Indonesia LINE yang dibundling dengan telkomsel lebih digemari dan populer. sebenarnya apa sih perbedaan Kakaotalk dan Line? ini artikel yang sama ambil dengan full credit dari situs tersebut.


The battle of messaging apps.

Actually, not much of a battle in Korea where Kakaotalk is the dominant app. Kakaotalk trumps all the other apps (LINE, Tik Tok, Whatsapp etc), mostly due to a first mover advantage (in my opinion). Look around in the subway train, where 7 out of 10 are typing furiously on their smartphones. And dare I say at around 4-5 will be using Kakaotalk? As many of you might have heard, Kakaotalk has become the ‘default’ communication tool among Koreans. Sucks to be a foreigner in Korean without constant access to 3G. I feel like I am in my own world.

But in other regions where neither is dominant, it is interesting to do a comparison of the services and how they might fare. Both are technically Korean apps, but LINE is technically produced by NAVER JAPAN, a subsidiary of NAVER – Korea’s most popular search engine. Curious as to why NHN Japan instead of NHN Korea. Here’s an interesting article.

LINE. That’s my choice. Although I admit that I have both apps – Kakaotalk to communicate with Korean friends; LINE almost exclusively for group chats with my best friends.

Both apps are in essence, very similar. Both tells you if the other party (or how many in a group chat) has read the message. But you won’t know who has read it. I still remember Tik Tok having the more creepy useful feature where you can see if the other party is typing a message at the moment. So it sucks to see the person typing … and then stopped. And starting to type.. and stop. I am actually kind of glad to see it missing in both apps.


But they differ in additional features. When it comes to LINE, the best part of it is of course, the emoticons. Or sticker cartoons as they are called. AWESOME. You can literally have a meaningful conversation just by sending stickers to and fro. I like how they do not restrict themselves to the plain emoticons (they have a wonderful set too) but go beyond that to create stickers that are actually useful and often conveying stuff that are common feelings / situations etc. Kakaotalk pales in comparison, although they have upgraded their emoticon set to include animated gifs, it feels like of strange cos of the border – would much prefer borderless stickers in LINE.




I love how LINE can also be accessed using the computer. Downloaded it for my macbook and was able to login quickly by scanning the QR code with my phone. No need for login details, although you can choose to do it that way. It lags sometimes but I am generally happy with it. Not so much my friends. I am known to be a spammer and being able to type quickly on the keyboard seems to motivate me to send loads of messages across like an MSN chat. Which freezes up my friends’ phones.


‘I am really sad that LINE does not offer short voice messages.’ I was about to say this when I realize that the newest update to LINE finally includes the much-appreciated feature!!! *punches air* One more reason for me to switch over to LINE completely.. if only there are more Korean LINE users……….


Another point for LINE! The camera is essentially a photo sticker machine and I love how you get everything – filters, borders, stamps, brushes, text input. EVERYTHING. It has all the fun of a neoprint machine and you get to save on money!! 7000won.  Loving the the Negative filter and all the brushes!!! *goes crazy* Although I was initially disappointed that it is a separate app instead of a feature in LINE, I think it is a good idea. It works seamlessly with LINE – pressing the icon in LINE brings you to the LINE CAMERA app and after you are done with it, click ‘send to LINE’ and you are brought back to the convo. I like how you can directly send the photos to a wide variety of social media services. AWESOME.

Location vs Phone Contact 

LINE allows you to share your location via a button and Kakaotalk allows you to share phone contacts via a button too. Both are good features and I wish they are both available in a single app.


No matter how good an app is, there is no point if there are no users. Especially if it is a social app. The biggest disadvantage of LINE is that there are NO KOREAN USERS. Only a few of my Korean friends have LINE but none of them actively uses the app. D:


Jadi, mana yang lebih Anda pilih? kakaotal atau LINE? saya menginstall kedua aplikasi ini di samping juga whatsapp dan talk.. tapi kalau kakaotalk masih bisa download stiker emoticon gratis (trial)


Anda sedang bekerja di perusahaan korea, tapi masih belum paham bagaimana cara berpikir mereka? intip deh tips di bawah ini:

1. #koreanboss gila kerja,terobsesi pada tugas dan fokus pada target yg hendak dicapai -goal oriented

2. #koreanboss hobi bekerja lembur dan ingin anggota timnya memiliki kebiasaan yg sama

3. #koreanboss itu people oriented.mrk mau mengetahui tentang kryawan scr personal,mrka jg mau mengajari karyawannya sampai bsa

4. #koreanboss suka dgan kejujuran.jika anda tdk bs,maka katakanlah.Tapi tunjukkan antusiasme dan keinginan anda untk belajar.

5. #koreanboss spt negara asia timur lain,menjunjung sopan santun. sapa,senyum dan berbicaralah dgn sopan saat bertemu dgn.ny

6. #koreanboss biasanya sedikit bicara dan bnyk mendengar.

7. #koreanboss percaya bahwa sistem kerja yg baik akan mampu melibatkan partisipasi seluruh anggota tim.

8. #koreanboss sangat setia trhadap pkerjaannya dan mengenakj pekerjaanny dgn baik.oleh krn itu mrka lbh mencari kryawan yg loyalitas tnggi

9. #koreanboss menilai keseriusan bekerja dr hasil yg dicapai

10. sampaikan pendapat kepada #koreanboss anda dgn sopan tp tegas

itu tadi adalah 10 tips tentang bagaimana menghadapi bos Korea Anda.  Saat ini saya juga sedang bekerja di sebuah perusahaan korporasi perusahaan Korea di plant Jawa Timur. Coba kenali korean boss Anda agar lebih dekat dengannya.

twits di atas pernah saya post di @yutsaazula pada tanggal 20 Juni 2012


  1. One thing that surprised me was that, Korean people don’t drink coffee in the morning, coffee shops are quite empty until 3pm and gets mega busy from 4pm…………In Seoul, coffee is something you drink when you meet people or after a meal – Koreanbarista.com
  2. Although coffee wasn’t introduced to Korea until the late 19th century, it has become of the peninsula’s most popular drinks
  3. Fashionable coffee shops grow rapidly in Korea. Fascinating decor, eyes popping style, but not all of the baristas have a coffe maker background
  4. How coffee invades Korea : Only premix coffee available –> vending machine made coffee –> fascinating caoffee shops (domestic/international chains)
  5. Most cafes will  let you relax and drink the coffee there, or provide a paper cup for take out.  Many places will also give a discount for takeaway coffee, so be sure to check.
  6. Coffee shop is a place to hangout with friends.. Hang out in a famous coffee chains reflect a modern minded people (such as : starbucks). So it doesn;t surprising when you grab your coffee and need a quite relaxation in the afternoon, but all what you’ve got is a crowded coffee shop.
  7. FOR SNACKING, most coffee shops (even starbucks) provides TOMATOES in their displaying racks
  8. Most favorite coffee choice : Americano. Either hot  or iced, they prefer a lighter version  than espresso.
  9. Koreans prefer a soft taste of coffees.
  10. Coffee price more expensive than the price of major meals


Konglish sebenarnya bisa dikatakan sebagai Korean (language) style English. Jaid bisa dibilang sebagai bahasa Inggris dengan gaya Korea. Konglish terbentuk dalam dua kategori, yang pertama merupakan serapan langsung dalam bahasa Inggris yang diadaptasi dengan huruf Korea (hangeul) dan yang kedua adalah bahasa Inggris singkatan yang sebenarnya tidak digunakan di negara nativ bahasa Inggris.

Untuk Konglish yang merupakan serapan langsung bahasa Korea, contohnya seperti motorcycle yang menjadi “mo-to-sai-kheul”. Konglish yang merupakan serapan ini tercipta karena bahasa Inggris diadaptasi dengan cara baca dan tulis bahasa korea.

Pada dasarnya, orang Korea masih banyak yang kesulitan mebaca alfabet. Bagi mereka, membaca hangeul jauh lebih mudah. Nah, di zaman modern seperti ini, dengan penggunaan bahasa Inggris untuk alasan modernitas, bahasa Inggris diadaptasi dengan cara orang korea biasa membaca dan menulis.


  1. Canada = dalam bahasa Inggris dibaca “Kha-na-da”. Tapi Orang Korea mendengarnya dengan “Khe-na-da” yang akhirnya menuliskannya pun dengan 캐나다 “khe-na-da”
  2. Boiler , waiter = dalam bahasa Inggris seharusnya dibaca “boi-leu” dan “wey-teu” tapi di korea menjadi “Bo-i-leo” (보일러)  dan “we-i-theo”  (웨이터). Di Korea, semua kata Inggris berakhiran “er” selalu menjadi “eo” atau seperti cara baca huruf ” O ” dalam kata -sombong-
  3. Christmas =dalam bahasa Inggris sebenarnya dibaca “khris-meus”, tapi di Korea menjadi “kheu-ri-se-ma-seu (크리스마스)”. Hal ini dikarenakan dalam caara baca Korea, tidak ada huruf mati di belakang. Jika ada huruf mati selalu di tambah dengan huruf “eu” atau ” ㅡ “. semacam penggunaan huruf “U” di Jepang.

Jenis Konglish yang kedua adalah bahasa Inggris singkatan yang sebenarnya tidak digunakan di negara nativ bahasa Inggris. Gabungan kata ini bisa berasal dari bahasa Inggris + Bahasa Inggris, ataupun bahasa Inggris + bahasa Korea / bisa juga korean slang


  1. Officetel : “eo-phi-seu-tael” (어피스텔). Merupakan gabungan dari kata Office + Hotel. Di negara non-Korea, tak ada kosa kata Officetel. Officetel sendiri bisa diartikan sebagai semacam ruko (rumah toko). Jadi merupakan bangunan yang memiliki ruang untuk kantor dan juga tempat tinggal. Penggunanya biasanya adalah pemilik studio foto, pengacara, dll.
  2. Minihompi :”Mi-ni-hom–phi”  (미니홈피). Mungkin awal katanya sebenarnya adalah “mini Homepage” Semacam social network atau blog semacam facebook. Di Korea, ada situs bernama cyworld yg lebih mirip seperti friendster yg dulu sempat booming di Indonesia.

Konglish sendiri bukan hal yang bagus. Karena jika dipraktekan kepada orang non-Korea, orang yang diajak berbicara otomatis tidak akan mengerti karena cara pengucapan yang tidak baku.

saya sendiri pernah menemukan tulisan di Dokumen yang syaa terjemahkan di kantor seperti di bawah ini

  1. 커플링 = Kheo-pel-ling. Memiliki dua arti yaitu “couple ring” dan “coupling (untuk mesin)”
  2. 브로츠/브로스 = be-ro-cheu / beu-ro-seu yang sebenarnya adalah “broth” alias kaldu
  3. 이미지 = i-mi-ji adalah image (pembawaan seseorang atau gambar)

dan secara jujur saya katakan, bahasa Inggris orang Korea masih sangat buruk. Banhkan dalam urusan grammar, mereka masih terbawa dengan grammar ala Korea.


Di Cina dan di Korea,menulis dengan tinta merah harus dilakukan dengan pertimbangan dan berhati hati. Bila di Indonesia kita selalu diajarkan di sekolah untuk tidak menulis dengan bolpen merah karena dianggap menantang dan tidak sopan, di Korea tinta merah digunakan untuk menulis nama orang yang barusan meninggal atau saat menuliskan nama orang yang telah meninggal dalam jalur pohon silsilah.

Jika anda dengan tidak sengaja atau dengan sengaja menuliskan nama orang Korea yg masih hidup dengan tinta merah,hal tersebut sama dengan menganggap mereka telah tiada. And that is very rude.


Budaya korea tidak jauh berbeda  dengan budaya cina dan dan jepang. Salah satu hal yang tabu ubtuk dilakukan adalah menancapkan sumpit di atas nasi.

Bagi orang yang tidak oaham budaya mereka, menusukkan sumpit pada nasi di dalam mangkuk adalah hal yg menyenangkan dan biasanya untuk lucu lucuan saja. Sedanhkan di negara Asia Timur yang menganut paham budhisme,TAOISME dan shamanisme menancapkan sumpit pada nasi hanya dilakukan di depan peti mati atau foto orang yang meninggal sebagai sesajian. Hal ini memiliki makna untuk memberi makan orang yang sudah mati.

Nah…menghidangkan nasi dengan sumpit tertancap di atasnya sama dengan artinya Anda sedang memberi makan orang yang sudah mati atau roh halus dari alam lain.